Dua point penting yang perlu mahasiswa Tapsitera ingat “ Pertama ; Banggalah menjadi mahasiswa prodi Tasawuf dan Psikoterapi, kalaupun anda tersesat, anak-anakku tersesat dalam jalan/prodi yang benar, karena prodi ini sangat menjanjikan untuk masa depan, tidak hanya teori-teori saja namun juga keahlian/skill sebagai seorang terapi juga di ajarkan Kedua ; kedepan yang dibutuhkan masyarakat adalah skill/keahlian sehingga bisa bersaing di dunia kerja, karena itu mulai sekarang tekuni beberapa keahlian terapi seperti keahlian terapi totok saraf, ruqyah, hipnoterapi, akupreshur, sufi healing dan lainnya” ujar H. Ahmad Soleh Sakni, Lc. MA, CDAI dalam agenda Visiting Lecturer di UIN Raden Intan Lampung, materi dilanjutkan oleh salah seorang dosen Tapsitera yang juga seorang Psikolog Bpk. Konto Iskandar Dinata, M.Psi., Psikolog beliau menyampaaikan “tentang jenis-jenis terapi yang sudah dipelajari selama perkuliahan salah satunya materi yang dibahas tentang perilaku dengan mengombinasikan dua jenis terapi, yaitu terapi perilaku dan terapi kognitif, kedua terapi ini bertujuan untuk mengubah pola pikir dan respons klaen terhadap situasi atau stressor tertentu serta memperbaiki cara klien dalam menyikapinya. Terapi perilaku kognitif dapat dilakukan dalam sesi personal dengan terapis, konselor, psikolog atau psikiater baik secara langsung atau online. Terapi ini dapat diterapkan pada klien antara lain: depresi, fobia, ganguan bipolar, gangguan kecemasan, gangguan makan, OCD, gangguan tidur.
Makin menarik kegiatan ini dengan dilanjutkan dialog bersama Agung Muhamad Iqbal, M.Ag Kaprodi FUSA UIN Raden Intan Lampung dan bersama Ira Hidayati, M.A Sekretaris Prodi Tapsitera FUSA UIN Raden Intan Lampung Kegiatan Visiting Lecturer ini merupakan bentuk realisasi MoA antara FUSA UIN Raden Intan Lampung dan FUSHPI UIN Raden Fatah Palembang, secara khusus Prodi Tasawuf dan Psikoterapi (Prodi TAPSITERA ), pada Senin 27 Februari 2023, jam. 09.00 sd 12.00, bertempat di kampus UIN RI Lampung. Diawali dengan kegiatan dialog kelembagaan antar Fakultas yang dipimpin langsung oleh kedua dekan Prof. Dr. Ris’an Rusli., MA dekan FUSHPI UIN RF Palembang beserta Jajaran Dekanat. Selanjutnya Dr. Ahmad Isnaeni, M.Ag dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Raden Intan Lampung menyampaikan konsep green kampus (Kampus Hijau) dalam konteks pelestarian lingkungan bukan hanya suatu lingkungan yang dipenuhi dengan pepohonan yang hijau, akan tetapi sejauh mana warga kampus dapat memanfaatkan sumberdaya yang ada dilingkungan kampus secara efektif dan efisien misalnya dalam pemanfaatan kertas dan alat tulis. Untuk mendukung serta mewujudkan konsep green kampus tersebut, segenap civitas akademika harus bahu membahu, dan harapanya kedepan program green kampus ini dapat diterapkan juga oleh UIN Raden Fatah Palembang terkhusus Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.